Aku ingin menulis,
Saat kau datang membawa setangkai mawar,
Merayuku dengan mantap,
Membuatku merona,
Membuatku luluh.
Aku ingin menulis,
Tentang Aku dan kalimat-kalimat penghidupku. Sebagian aku adalah apa yang ada di sini. Untukmu, bersikaplah bijak dalam menilai sudut pandangku, karena matahari yang sama pun selalu dapat dinikmati dalam belahan dunia yang berbeda.
Sabtu, 29 Maret 2014
Kamis, 27 Maret 2014
Bulan
Bulan hampir penuh,
Aku tak lagi mengeluh,
Kehidupan yang hanya keluh,
Menguap bersama peluh.
Bulan kini bulat,
Aku tak lagi mengeluh,
Kehidupan yang hanya keluh,
Menguap bersama peluh.
Bulan kini bulat,
Sabtu, 15 Maret 2014
Caroline - Adrian
I: “Nak, sayang, bisa kita bertemu dan saling bicara? Ibu rindu.”
C: “Bisa, bu, tentu saja. Aku pun begitu. Kapan ibu ingin bertemu denganku?”
I: “Malam ini, di rumah ibu.”
C: “Baik, segera setelah aku pulang. Akan aku masak makan malam.”
***
C: “Jadi, bagaimana rasa masakanku sekarang, bu?”
C: “Bisa, bu, tentu saja. Aku pun begitu. Kapan ibu ingin bertemu denganku?”
I: “Malam ini, di rumah ibu.”
C: “Baik, segera setelah aku pulang. Akan aku masak makan malam.”
***
C: “Jadi, bagaimana rasa masakanku sekarang, bu?”
Jumat, 07 Maret 2014
Teman Lama, Hanya Itu.
B: Keyna?
K: Eh? ... Um, Hai, sebuah kejutan bisa bertemu di sini, um apa kabar? Eh, aku baru tahu kau menyukai kopi yang pekat seperti itu. Aku ingat dulu kau... ah well lupakan.
B: Kosong? Aku duduk disini ya? Dulu aku apa? Kau.. masih mengingat dulu?
K: Entahlah. Mungkin aku hanya
K: Eh? ... Um, Hai, sebuah kejutan bisa bertemu di sini, um apa kabar? Eh, aku baru tahu kau menyukai kopi yang pekat seperti itu. Aku ingat dulu kau... ah well lupakan.
B: Kosong? Aku duduk disini ya? Dulu aku apa? Kau.. masih mengingat dulu?
K: Entahlah. Mungkin aku hanya
Minggu, 02 Maret 2014
Perpus; Lagi-lagi
Kemarin, gue nemenin Sarah pinjem beberapa buku sebagai bahan bacaan dia untuk babak Main Round A-Champ Universitas 2014 di Bakrie nanti. Waktu gue masuk pepus, pemandangan gak biasa pun terlihat
Langganan:
Postingan (Atom)