Senin, 03 November 2014

4:34 pm


4:34 pm, aku duduk di sofa bermotif bunga yang langsung menghadap ke luar rumah. Awan di langit bogor kini mulai kelabu, membawa titik-titik air langit yang kelam. Kau ingat,
tepat saat ini di tahun yang lalu, kau membawakan setangkai mawar dan sekotak cokelat. Well, walau aku tidak terlalu menyukai mawar atau cokelat tapi aku menghargai setiap usahamu.

Lebih dari menghargai, mungkin. Aku hanya tidak bisa melihat bunga yang cantik menjadi layu keesokan harinya. Jadi...

Bisakah kau mampir sebentar hanya untuk sekedar melihat setangkai mawar yang kini berubah menjadi pohon mawar dengan puluhan tangkai mawar di pekaranganku?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar