Minggu, 09 Februari 2014

Merasa

Setiap kali aku mulai membaca tulisanmu.
Paragraf per paragraf.
Kalimat per kalimat.
Kata per kata.
Huruf per huruf.
Aku menemukan duniaku.
Seolah kau tahu segalanya
tentang aku.
Oh ya, benar juga.
Mungkin aku hanya terlalu percaya diri.
Bahkan, ketika aku mulai merasa.
Harusnya tidak ada rasa.
Toh, kau tidak membalas rasaku.
Aku yang mengira bahwa kau mencintaiku.
Tenggelam bersama kalimat-kalimat penenggelamku.
Aku benci!
Benci mencintaimu!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar