Dulu kau bilang, aku adalah cinta. Dulu kau bilang, semua
yang kau lakukan adalah pengorbanan. Dulu kau bilang, kau mengerti. Dulu kau
bilang, tidak ada yang sebaik kau. Aku percaya, aku benar-benar percaya itu.
Bahkan aku masih percaya semua yang kau bilang walau kau tak lagi menunjukan
semua yang kau bilang. Sering aku berpikir, satu-satunya jalan keluar adalah
meninggalkan ini semua. Tapi kenapa, kenapa saat aku ingin melangkahkan kaki
dari semua ini kau malah menghalangiku? Kenapa kau menginginkan aku untuk tetap
bersamamu? Apa kau masih menganggapku sebagai anakmu?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar